RPS FIQIH KONTEMPORER
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)
MATA KULIAH: Fiqih Kontemporer
Program Studi: Magister Pendidikan Agama Islam (S2)
Perguruan Tinggi: STAI Al-Hikmah Jakarta
Semester: Genap / 2
Jumlah SKS: 3 SKS (Teori dan Kajian Analitis)
Dosen Pengampu: DR. Taufik Abdillah Syukur, Lc., MA
1. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini mengkaji berbagai isu dan problematika hukum Islam yang muncul di era modern, baik dalam bidang ibadah, keluarga, sosial, ekonomi, maupun teknologi. Kajian dilakukan dengan pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah, ijtihad kontekstual, serta analisis terhadap fatwa-fatwa lembaga fikih kontemporer.
Mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan analitis dan argumentatif dalam memecahkan persoalan fiqih modern dengan tetap berpijak pada sumber-sumber klasik (al-Qur’an, Hadis, ijma’, qiyas) dan prinsip-prinsip dasar ajaran Islam.
2. Capaian Pembelajaran
A. Capaian Pembelajaran Program Studi (CP-PS):
1. Menguasai konsep, teori, dan metodologi keilmuan Islam secara komprehensif dan integratif.
2. Mampu menganalisis problem keagamaan dan sosial dengan pendekatan ilmiah dan nilai-nilai Islam.
3. Mampu bersikap moderat, toleran, dan bijak dalam menyikapi perbedaan pandangan hukum Islam.
B. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK):
Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu:
1. Menjelaskan ruang lingkup dan urgensi fiqih kontemporer dalam konteks modern.
2. Menganalisis sumber hukum Islam dan metode ijtihad terhadap isu-isu baru.
3. Memahami dan menerapkan maqāṣid al-syarī‘ah serta fiqih prioritas dalam pengambilan hukum.
4. Menilai fatwa lembaga-lembaga fiqih kontemporer dan konteks sosialnya.
5. Mengembangkan pemikiran hukum Islam yang kontekstual terhadap persoalan ibadah, keluarga, ekonomi, sosial, dan teknologi.
3. Capaian Pembelajaran Sub-Materi (CPMK Turunan)
Kode | Capaian Pembelajaran Sub-Materi | Indikator Keberhasilan |
CPMK-1 | Memahami hakikat dan karakter fiqih kontemporer | Dapat menjelaskan pengertian, ruang lingkup, dan karakteristik fiqih kontemporer |
CPMK-2 | Mampu menganalisis sumber hukum Islam dan metode ijtihad | Mampu menerapkan metode ijtihad pada kasus-kasus baru |
CPMK-3 | Menerapkan maqāṣid al-syarī‘ah dan fiqih prioritas | Dapat mengaitkan maqāṣid dalam pemecahan masalah modern |
CPMK-4 | Menilai peran lembaga fatwa | Dapat menganalisis fatwa MUI, Majma‘ Fiqh Islami, DSN, dll |
CPMK-5 | Menganalisis berbagai bidang fiqih kontemporer (ibadah, keluarga, sosial, ekonomi, digital) | Dapat menyusun argumen hukum Islam atas kasus aktual |
4. Rencana Pembelajaran per Pertemuan (16 Minggu)
Minggu | Pokok Bahasan | Sub Pokok Bahasan / Aktivitas | Metode | Penilaian |
1 | Pendahuluan Fiqih Kontemporer | Definisi, ruang lingkup, karakteristik, dan urgensi fiqih kontemporer | Ceramah interaktif, diskusi | Partisipasi |
2 | Pokok-Pokok Ajaran Islam | Prinsip dasar syariat: tauhid, ibadah, akhlak, muamalah, adab, dan keadilan | Kajian ayat dan hadits | Tugas ringkas |
3 | Sumber Hukum Islam dan Metode Ijtihad | Al-Qur’an, Hadis, Ijma’, Qiyas, maslahah mursalah, istihsan, istishab, sadd al-dzari‘ah | Studi teks klasik & diskusi | Tugas individu |
4 | Prinsip-Prinsip Ajaran Islam | Prinsip moderasi, keseimbangan, keadilan, kemaslahatan, dan kemudahan dalam Islam | Diskusi tematik | Review tulisan |
5 | Maqāṣid al-Syarī‘ah dan Relevansinya | Lima maqasid pokok (hifzh al-din, al-nafs, al-‘aql, al-nasl, al-mal) dalam konteks modern | Analisis kasus | Refleksi ilmiah |
6 | Peran Lembaga Fatwa Kontemporer | Kajian fatwa MUI, DSN-MUI, Majma‘ Fiqh Islami, Al-Azhar, dan lembaga dunia Islam | Studi dokumen fatwa | Laporan kelompok |
7 | Fiqih Aulawiyyāt (فقه الأولويات) | Konsep prioritas dalam hukum Islam; mendahulukan maslahat utama | Diskusi dan studi kasus | Presentasi |
8 | Fiqh al-Aqalliyyāt al-Muslimah (فقه الأقليات المسلمة) | Prinsip-prinsip fiqih bagi minoritas Muslim di negara non-Muslim | Kajian komparatif | Esai analisis |
9 | Fiqih Ibadah Kontemporer | Isu-isu: shalat di pesawat, waktu puasa di kutub, zakat profesi, ibadah digital | Kajian fatwa & diskusi | Penilaian reflektif |
10 | Fiqih Keluarga Kontemporer | Isu: nikah beda agama, bayi tabung, adopsi, KB, perceraian modern | Studi kasus | Tugas kelompok |
11 | Fiqih Ekonomi Kontemporer | Isu: bank syariah, fintech, asuransi, saham, kripto | Analisis maqasid ekonomi | Presentasi analisis |
12 | Fiqih Sosial Kontemporer | Demokrasi, HAM, gender, hak minoritas, pluralisme | Debat akademik | Penilaian argumentasi |
13 | Fiqih Teknologi dan Digital | AI, media sosial, privasi digital, etika virtual | Diskusi tematik | Review artikel |
14 | Integrasi Fiqih dan Ilmu Modern | Pendekatan multidisiplin dalam hukum Islam | Seminar mini | Penilaian seminar |
15 | Review Isu Aktual Fiqih Kontemporer | Analisis kritis isu terkini: bioetika, lingkungan, ekonomi digital, globalisasi | Diskusi panel | Penilaian formatif |
16 | Ujian Akhir Semester (UAS) | Ujian tulis / makalah analisis hukum Islam | Ujian / Makalah | Nilai akhir |
5. Metode Pembelajaran
· Pendekatan: Kritis-reflektif, analitis, dan kontekstual.
· Metode:
o Ceramah interaktif dan tanya jawab
o Diskusi kelompok dan studi kasus
o Presentasi ilmiah dan seminar
o Analisis dokumen fatwa dan literatur klasik-modern
o Penulisan makalah analitis
6. Media dan Sumber Belajar
Buku Utama:
1. Wahbah az-Zuhaili, al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh, Dar al-Fikr.
2. Yusuf al-Qaradawi, Fiqh al-Aulawiyyat dan Fiqh al-Zakah.
3. Jasser Auda, Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law.
4. Ahmad al-Raysuni, Nazariyyah al-Maqasid ‘inda al-Imam al-Syatibi.
5. Fatwa MUI, DSN-MUI, Majma‘ Fiqh Islami, dan lembaga fiqih internasional.
Buku Pendukung:
· Quraish Shihab, Wawasan al-Qur’an
· Ali Jum‘ah, al-Fiqh al-Islami bayna al-Ashalah wa al-Tajdid
· Jurnal: Islamic Law Review, Journal of Contemporary Fiqh, Al-Ijtihad: Jurnal Hukum Islam
7. Penilaian dan Evaluasi
Komponen | Bobot |
Kehadiran dan Partisipasi | 10% |
Tugas Individu | 20% |
Presentasi / Seminar | 20% |
Makalah / Review Fatwa | 20% |
Ujian Akhir Semester | 30% |
Total | 100% |
8. Etika Perkuliahan
1. Kehadiran minimal 75% untuk mengikuti UAS.
2. Tugas dikumpulkan sesuai jadwal yang ditetapkan.
3. Diskusi harus dilakukan dengan adab ilmiah dan menghormati perbedaan.
4. Plagiarisme lebih dari 20% tidak akan diterima.
Komentar
Posting Komentar